Mengenal Itikaf Ramadhan: Tata Cara Dan Hukumnya

By in Artikel Ramadhan on July 21, 2013

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”


Pengertian itikaf

itikaf adalah niat bertempat tinggal  atau berdiam diri di dalam masjid. adapun hukumnya menurut ijma ulama adalah sunnah muakkad. adapun waktu pelaksanaan itikaf lebih utama  dilkukan pada 10 hari terakhir di bulan ramadhan,  karena bersumber pada al quran dan hadist Rasulullah SAW

Al Quran

  • Q.S Al Baqoroh 187 : dan janganlah kalian menyetubuhi istri-istri kalian padahal kalian sedang itikaf di masjid
  • Q.S Al Baqoroh 125 : agar kalian berdua (ibrohim dan ismail) mensucikan rumahku untuk orang orang yang berthawaf dan beritikaf

As Sunnah

  • Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Bahwa Nabi saw. selalu iktikaf pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan. (Shahih Muslim No.2002)
  • Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Adalah Rasulullah saw. jika telah masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, beliau menghidupkan malam (untuk beribadah), membangunkan istri-istrinya, bersungguh-sungguh (dalam ibadah) dan menjauhi istri. (Shahih Muslim No.2008)
  • Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Adalah Rasulullah saw., beliau bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, tidak seperti pada hari lainnya. (Shahih Muslim No.2009)

Tujuan itikaf

  1. Membersihkan hati dengan menanamkan perasaan selalu diawasi oleh Allah swt.
  2. Menjauhkan diri dari kesibukan masalah dunia untuk memasrahkan diri kepada Allah swt.
  3. Senantiasa beribadah di rumah allah mengharapkan rahmat dan perlindungan dari Allah swt dari ancaman musuh musuh dan tipu muslihat

Hukum itikaf

  • Wajib, apabila di nadzarkan
  • Sunnah muakad, pada 10 hari terakhir bulan ramadhan
  • Dianjurkan, kapan saja diluar 10 hari bulan ramadhan

Syarat Syarat itikaf

  • Islam
  • Berakal sehat
  • Dilaksanakan di masjid
  • Niat (Nawaitu itikaf fi hadzal majidi sunnatal lillahi taala)
  • Bersih dari Hadast besar (junub, haid dan nifas)
  • Diijinkan oleh suami bagi wanita

Adab itikaf

  • Dianjurkan agar selalu menyibukkan diri dengan sholat, tadarus al quran, dzikrullah, istighfar, merenungi ciptaan allah, sholawat, mengkaji al quran, hadist dan kisah para nabi dan orang sholeh
  • Disunahkan pula bagi mutakif (orang yang beritikaf) dalam keadaan puasa apabila dilakukan diluar bulan ramadhan
  • Disarankan pula beritikaf di masjid Jami( masjid yang digunakan untuk sholat jumat)
  • Dianjurkan beritikaf di bulan ramadhan karena terdapat malam yang istimewa yaitu malam lailatul qodar yang nilainya lebih baikdari 1000 bulan
  • Dianjurkan beritikaf sampai malam Ied(malam takbiran) agar keesokan paginya langsung melakukan sholat idul fitri
  • Menghindari ucapan/ obrolan yang tidak bermanfaat

Hal Hal yang makruh dalam itikaf

  • Meninggalkan salah satu adab
  • Membawa barang dagangan ke masjid
  • Melakukan transaksi jual beli
  • Membisu dengan alasan memdekatkan diri pada Allah SWT
  • Mengisi waktu itikaf dengan belajar dan menulis saja
  • Menyibukkan diri selain tadarus, sholat
  • Mengucapkan salam kepada orang yang jauh tempatnya, kecuali dekat diperbolehkan

(والله أعلم بالصواب)

Source

 

Share on FacebookEmail this to someoneShare on LinkedInShare on Google+Share on TumblrShare on StumbleUponTweet about this on Twitter

Related Posts:

  • No Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>