بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”


Pertanyaan :

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

1. Benarkah ada hadits yang menyebutkan bahwa di masa Rasulullah SAW, beliau dan para shahabat itu kalau shalat di masjid tidak mencopot sendal?

2. Lalu apa hukumnya bagi kita sekarang ini, apakah sebaiknya kita juga shalat dengan pakai sendal saja? Atau bagaimana?

Wassalam



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”


Ilustrasi (inilah.com)

Ada banyak sahabat Rasulullah SAW yang gagah berani. Salah satunya adalah sahabat Abbad bin Bisyir bin Waqasy. Ia pernah ditembus tiga anak panah berturut-turut saat salat. Semua tak membuat ia membatalkan salatnya.


سْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”


Mungkin beberapa kita pernah dengar shalat li hurmat al-waqti, dan bahkan pernah melakukannya. Dan memang sepertinya mayoritas orang Indonesia itu pernah melakukan sholat ini. Karena memang istilah ini hanya ada di kalangan al-Syafi’iyyah, tidak di madzhab yang lain


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”


Ilustrasi (www.inilah.com)

INILAHCOM, Jakarta—Abdullah bin Zaid bin Tsalabah adalah sahabat Nabi dari suku Khajraz yang menyaksikan bai’at Aqabah kedua. Ia ikut dalam perang badar dan menyaksikan kehancuran dahsyat kaum Quraisy yang saat itu jumlahnya tiga kali kaum Muslim.


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”


Riwayat

Sayyidina Jabir menjelaskan: Rasulullah saw, bersabda: “Pelajarilah dengan baik istighfar utama (Sayyidul istighfar) dan amalkanlah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”


Umumnya orang menggunakan waktu sahurnya hanya untuk makan, minum, nonton TV, dst. padahal waktu sahur adalah waktu yang sangat istimewa untuk beribadah.

Top