بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Ustaz, saya memiliki rasa ingin tahu yang terkadang sulit sekali mendapatkan jawaban-jawaban, walau terkadang pertanyaan itu sepele sekali. Seperti pertanyaan mengapa Allah memberikan garis tangan yang selalu berbeda pada setiap manusia?

Kita mengetahui bahwa banyak sekali orang-orang yang mengaku memiliki kemampuan untuk menerjemahkan garis tangan tersebut. Yang membuat saya bingung, apakah saya harus mempercayai mereka? Apakah Allah memberikan mereka kemampuan untuk memahami hal seperti ini?

Apakah ada cerita di zaman Rasul yang berkaitan dengan hal seperti ini? Terimakasih Ustaz, semoga Allah yang membalas kebaikan anda.

Assalamualaikum,


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


Pertanyaan :

Assalamualaikum wr wb,

Pak Ustadz yang dirahmati Allah. Saya minta pencerahan kpd ustadz. Begini pertanyaan saya: beberapa waktu yang lalu kita ketahui bahwa tahun 2004 wilayah Aceh dilanda bencana tsunami. Menurut sebagian orang, rakyat Aceh telah diberi peringatan oleh Allah untuk bertobat agar mengingat kembali kepadaNya. Namun yang menjadi renungan saya ialah kenapa, misalnya, Las Vegas, tidak pernah “ditegur” Allah. Padahal kota ini terus bermaksiat. Sementara kalau muslim berbuat “salah sedikit” langsung “dijewer” oleh Allah. Bagaiamana kita menyikapi kejadian spt itu?


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


Sabda Rasulullah SAW :

Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda: ”Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


Sepanjang malam itu Rasulullah SAW hanya membaca ayat ini saja pada setiap rakaat sembahyangnya. Diriwayatkan Nabi SAW membaca ayat tersebut sehingga pada masa rukuk dan sujudnya, mengadu kepada Allah dengan membaca ayat ini.


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


 Sabda Rasulullah SAW :

Nabi berkata: “Aku telah meninggalkan pada kamu dua hal. Kitab Allah dan sunnahku, kamu tidak akan sesat selama berpegang padanya.

(Riwayat Tirmidzi)


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


Ilustrasi

Pertanyaan :

Assalamualaikum.

Ustadz, mohon bantuan penjelesannya mengenai nisfu syaban. Apakah sebenarnya nisfu syaban itu, dan apakah benar pada malam itu disunatkan melakukan amalan/ibadah tertentu? Bagaimanakah hukumnya meyakini hal ini? Saya akan sangat bersyukur sekali bila ustadz dapat segera menjawab pertanyaan saya ini. Terima kasih.

Salaam,

Top